Assalamu'alaikum….

Untuk Ramadhan Yang Lebih Baik ^,^

Posted by: Rini Prehati on: Agustus 18, 2009

Ramadhan adalah satu dari dua belas nama bulan dalam setahun. Karena itu setiap tahun Ramadhan datang menjumpai kita. Banyak yang merasa beruntung karena telah berkali-kali menjumpai kedatangan bulan Ramadhan. Artinya, bisa berkali-kali pula berpuasa di bulan Ramadhan.Pertanyaannya adalah, apakah amal perbuatan kita selama puasa Ramadhan dari tahun ke tahun sudah berkualitas. Ataukah Ramadhan sekadar dirasakan sebagai bulan yang datang sebagai rutinitas dengan puasa dan sibuk menyiapkan menu pilihan buka bersama? Atau jangan-jangan kita masih merasakan kedatangan bulan Ramadhan sebagai beban karena harus berpuasa selama sebulan utuh?

Jawaban untuk pertanyaan itu bisa beragam antara satu orang dengan yang lain. Tetapi, idealnya, setiap orang mempunyai semangat yang sama untuk menjalani hari-hari Ramadhan yang semakin baik dan bertambah baik dari tahun ke tahun. Kalau sudah ada semangat, usaha ke arah itu secara lebih nyata akan lebih mudah, insya Allah. Untuk menjalani Ramadhan secara lebih baik hendaknya dimulai sejak sebelum kedatangannya. Sambut Ramadhan dengan melakukan berbagai persiapan.

BERSIAP UNTUK MENYAMBUTNYA

Rasululullah shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat pun dulu sangat bersemangat menyambut datangnya bulan Ramadhan. Mereka serius mempersiapkan diri agar bisa memasuki bulan Ramadhan dan melakukan berbagai amalan dengan penuh keimanan, keikhlasan, semangat, giat, dan tidak merasakannya sebagai beban. Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut Ramadhan, tamu yang istimewa ini.Untuk memudahkan mungkin bentuk persiapan bisa kita rincikan sebagai berikut:

1. Persiapan Nafsiyah

Yang dimaksudkan dengan mempersiapkan nafsiyah adalah menyambut dengan hati gembira bahwasanya Ramadhan datang sebagai bulan untuk mendekatkan diri pada Allah Subhanahu waTa’ala. Jiwa yang siap memandang Ramadhan bukan sebagai bulan penuh beban, melainkan bulan untuk berlomba meningkatkan kualitas ubudiyah dan meraih derajat tertinggi di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.Persiapan nafsiyah merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam upaya memetik manfaat sepenuhnya dari ibadah puasa. Tazkiyatun nafsi (penyucian jiwa) akan melahirkan keikhlasan, kesabaran, ketawakalan, dan berbagai amalan hati lainnya, yang akan menuntun seseorang kepada jenjang Ibadah yang berkualitas dengan kuantitas optimal. Seorang yang menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan tanpa memiliki kesiapan secara nafsiyah dikhawatirkan puasanya akan menjadi kurang bermakna atau bahkan sia-sia, lebih parah lagi jika menjadi gugur.Persiapan penting yang harus kita takukan adalah persiapan mental. Mempersiapkan diri secara mental tidak lain adalah mempersiapkan ruhiyah kita serta membangkitkan suasana keimanan dan memupuk spirit ketakwaan kita. Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak amal ibadah. Dalam hal ini Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah memberikan contoh kepada kita semua. Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban.Ummul Mukmin Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan:

“Aku belum pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali Ramadhan dan aku belum pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa dibandingkan pada bulan Sya’ban.”1

Puasa bulan Sya’ban itu demikian penting dan memiliki keutamaan yang besar dari pada puasa pada bulan lainnya, tentu selain bulan Ramadhan. Sedemikian pentingnya dan utamanya sampai Imran bin Hushain menuturkan, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah bertanya kepada seorang sahabat,

“Apakah engkau berpuasa pada akhir bulan (Sya’ban) ini?’ Laki-laki itu menjawab, Tidak!’ Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kemudian bersabda kepadanya, ‘Jika engkau telah selesai menunaikan puasa Ramadhan, maka berpuasalah dua hari sebagai gantinya.”2

Walhasil, puasa Sya’ban, di samping berbuah pahala yang besar dan keutamaan di sisi Allah, merupakan sarana latihan guna menyongsong datangnya Ramadhan.

2. Persiapan Tsaqafiyah

Untuk dapat meraih amalan di bulan Ramadhan secara optimal diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai fiqh al-Shiyam. Oleh karena itu persiapan tsaqafiyah tidak kalah penting bagi seseorang untuk mendapatkan perhatian yang serius. Dengan pemahaman fikih puasa yang baik seseorang akan memahami dengan benar, mana perbuatan yang dapat merusak nilai shiyamnya dan mana perbuatan yang dapat meningkatkan nilai dan kualitas shiyamnya. Orang berilmu mengetahui tingkatan-tingkatan ibadah, perusak-perusak amal, dan hal-hal yang menyempurnakannya dan apa-apa yang menguranginya. Suatu amal perbuatan tanpa dilandasi ilmu, kerusakannya lebih banyak daripada kebaikannya. Hanya dengan ilmu kita dapat mengetahui cara berpuasa yang benar sesuai syariat Islam. Jembatan menuju kebenaran adalah ilmu, dan siapa yang menempuh perjalanan hidupnya dalam rangka menuntut ilmu maka Allah Subhanahu wa Taala akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Barangsiapa yang berjalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah akan [memudahkan] dengannya jalan dari jalan-jalan kesurga”3

3. Persiapan Jasadiyah

Tidak dapat dipungkiri bahwa aktivitas Ramadhan banyak memerlukan kekuatan fisik, untuk shiyamnya, tarawihnya, tilawahnya, dan aktivitas ibadah lainnya. Dengan kondisi fisik yang baik akan lebih mampu melakukan ibadah tersebut tanpa terlewatkan sedikitpun, insya allah. Bila kondisi fisik tidak prima akan berpotensi besar kesulitan melaksanakannya amaliyah tersebut dengan maksimal, bahkan dapat terlewatkan begitu saja. Padahal bila terlewatkan nilai amaliah Ramadhan tidak semuanya bisa tergantikan pada bulan yang lain.

4. Persiapan Maliyah

Hendaknya persiapan materi ini tidak dipahami sekadar untuk beli pakaian baru, bekal perjalanan pulang kampung atau untuk membeli pernik-pernik jajanan ‘Idul fithri. Hendaknya maliyah yang ada dipersiapkan untuk infaq, sedekah, dan zakat. Sebab nilai balasan infak dan sedekah akan dilipatgandakan sebagaimana kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala.Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Setiap amal bani Adam dilipatgandakan, kebaikan diganjar sepuluh kali lipat yang sepadan dengannya hingga sampai 700 kali lipat, bahkan hingga sampai kepada apa yang Allah kehendaki. Allah Azza wa Jalla berfirman, ‘Kecuali puasa, karena sesungguhnya puasa itu untukku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya. la meninggalkan syahwat dan makannya hanya karena Aku.’Bagi orahg yang berpuasa ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan tatkalaia berbuka dan kegembiraan tatkala ia bertemu dengan Rabb-nya. Sungguh bau mulut seorang yang berpuasa itu adalah lebih harum di sisi Allah dibandingkan harumnya kesturi.”4

Bulan Ramadhan merupakan bulan muwasah (santunan).Sangat dianjurkan memberi santunan kepada orang lain, betapapun kecilnya. Pahala yang sangat besar akan didapat oleh orang yang tidak punya, manakala ia memberi kepada orang lain yang berpuasa, sekalipun cuma sebuah kurma, seteguk air, atau sesendok nasi.Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pada bulan Ramadhan ini sangat dermawan, sangat pemurah. Digambarkan bahwa sentuhan kebaikan dan santunan Rdsulullah Shallallahu Alaihi waSallam kepada masyarakat sampai merata, lebih merata ketimbang sentuhan angin terhadap benda-benda di sekitarnya. Hal ini sebagaimana diceritakan oleh Ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhuma,

“Bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah orang yang paling dermawan. Beliau akan lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril. Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadhan, lalu membacakan kepadanya al-Quran. Sungguh, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.”5

Santunan dan sikap ini sudah barang tentu sulit dilakukan dengan baik jika tidak ada persiapan materi yang memadai. Termasuk dalam persiapan maliyah adalah mempersiapkan dana, sehingga tidak terpikir beban ekonomi untuk keluarga, agar dapat beri’tikaf dengan tenang. Untuk itu, mesti dicari tabungan dana yang mencukupi kebutuhan di bulan Ramadhan.

PADATI DENGAN AKTIVITAS KEBAIKAN

Persiapan-persiapan tersebut akan lebih membantu kita dalam menapaki hari-hari Ramadhan dengan lebih baik, insya Allah. Sebelumnya kita perlu menumbuhkan motivasi dengan melakukan perenungan untuk mendapatkan kesadaran betapa besarnya keutamaan shiyam. Banyak hadits yang bisa membangkitkan motivasi tersebut. Di antaranya adalah:

“Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut Royyan. Orang-orang yang berpuasa masuk darinya pada hari kiamat, dan tidak ada seorang pun selain mereka yang dapat memasukinya. Apabila mereka telah memasukinya, pintu tersebut ditutup, dan tidak ada lagi seorang pun yang dapat memasukinya.”((Shahih al-Bukhari juz 7 hal.174 no.1896))

Dengan meyakini dan menyadari keutaman orang yang berpuasa, kita akan terlecut untuk menjalani dengan baik, Hendaknya kita pun menyiapkan program-program amal kebaikan yang akan kita lakukan selama bulan Ramadhan. Ramadhan mestinya ktia padati dengan aktivitas kebaikan.Sebaliknya, berbagai keburukan yang sebelumnya dianggap sepele, saat Ramadhan harus kita jauhi sekuat mungkin. Banyak hadits yang memberikan peringatan kepada kita agar membuang jauh-jauh perbuatan sia-sia demi tercapainya kualitas puasa kita. Puasa menuntut dan menuntun kita menjadi orang yang berakhlak baik, menjauhi kekufuran, menjauhi mencela agama, dan menjauhi muamalah yang buruk terhadap manusia. Puasa itu mendidik kebaikan jiwa dan tidak memperburuk akhlak. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah mengumpat dan berkata kasar. Apabila ada seorang yang mencela atau menganiayanya, maka katakanlah sesungguhnya aku adalah orang yang tengah berpuasa”6

Dengan berbagai uraian di atas kita berharap di Ramadhan kali ini tidak termasuk dalam jajaran yang disinyalir oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam sabdanya,

“Betapa banyak orang yang berpuasa, namun dia tidaklah mendapatkan dari puasanya melainkan hanya dahaga”7

Semoga Ramadhan kita bukanlah sekadar hari-hari lapar dan haus.Kiranya kita mampu menjadikan Ramadhan sebagai bulan ketaatan, untuk mengikatkan diri dengan seluruh syariatnya.Bulan Ramadhan adalah bulan muraqabah. Shaum yang kita lakukan semoga mampu mengajari kita untuk senantiasa merasa diawasi Allah. Ramadhan kali ini semoga menjadi bulan pengorbanan kita di jalan Allah. Kita coba, paling tidak, untuk berkorban dengan menahan rasa lapar dan haus demi meraih derajat ketakwaan kepada-Nya.

Takwa adalah puncak pencapaian ibadah shaum ramadhan.Perwujudan takwa secara individu tidak lain adalah dengan melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya.Adapun perwujudan takwa secara kolektif adalah dengan menerapkan syariat Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan oleh kaum muslimin. Inilah kiranya timbangan bahwa Ramadhan kali ini lebih baik. :)

Sumber : http://jilbab.or.id/archives/701-untuk-ramadhan-yang-lebih-baik/#more-701

Inilah Cinta dan Kesetiaan !

Posted by: Rini Prehati on: Agustus 18, 2009

Pada dirinya yang mulia sumber  teladan bagi setiap manusia yang berusaha menggapai ridha-Nya. Terpesona pada kehidupannya yang tak akan pernah habis dan puas di reguk oleh hamba-hambaNya yang merindukan surga-Nya.Sampai masalah kehidupan pribadinya pun begitu indah mempesona. Ia memberi teladan bagi para suami tentang arti cinta dan kesetiaan pada pasangannya yang sesungguhnya. Cinta itu tak kan pernah lekang oleh ruang dan waktu yang di lewati manusia. Walau sang belahan jiwa tercinta telah keharibaan-Nya. Tapi cinta itu tetap membara di dalam dadanya yang suci dan mulia. Bila ia teringat pada sang kekasihnya tercinta yang telah tiada, bibirnya yang mulia tak kan jemu senantiasa menyebut namanya ,memujinya dan memintakan ampunan untuknya. Adakah para suami istri berhasrat untuk meneladani cinta dan kesetiaannya?

Duhai, para suami,…junjunganmu memberikan contoh yang sangat istimewa dan mulia. Tentang kisah cinta dan kesetiaannya yang telah disaksikan oleh istri-istrinya yang lain dan para sahabatnya yang mulia. Generasi seterusnya dan para ulamapun membukukannya dalam tulisan mereka. Sehingga kisah ini bukanlah dongengan ataupun khayalan semata. Akan tetapi ia nyata adanya dan bagi orang yang ingin menirunya tentu pahala menantinya. Tidakkah hatimu tergerak untuk mewujudkannya?

Rasulmu tercinta yang amat sangat mencintai umatnya adalah sangat menghargai jasa istrinya. Bukti penghargaan beliau ini diwujudkan dengan tidak menikahnya beliau dengan wanita lain ketika Khadijah radiyallahu anha masih hidup mendampinginya. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari jalan Az-Zuhri dari Urwah radiyallahu anhu bahwa Aisyah radiyallahu anha berkata:

“Nabi Shalallahu alaihi wassalam tidak menikahi wanita lain sampai khadijah wafat”1

Hal ini tidak diperselisihkan di kalangan ahli ilmu dan sejarawan yang menunjukkan betapa agungnya kedudukan khadijah radiyallahu anha dalam hati beliau, tidakkah engkau memikirkannya?

Wahai para istri,…mengapa sangat agung kedudukan Khadijah radiyallahu anha dalam hati beliau shalallahu alaihi wassalam?Karena ia telah memberikan pengorbanan dan jasa yang sangat besar dalam kehidupan suaminya tercinta.Ia tak kenal  lelah dan letih begitu setia mendampingi  Rasulullah shalallahu alaihi wassalam dalam berdakwah mengenalkan islam pada masyarakat Quraisy waktu itu, sehingga sang suami mendapat berbagai cobaan, ujian dan kesulitan dalam hidupnya. Ia korbankan harta bendanya untuk sang suami tercinta di jalan dakwahnya, memberikan dukungan, ketenangan dan kasih sayang yang melimpah ruah dalam rumah tangganya.Mendidik anak-anak beliau sehingga menjadi penyejuk mata bagi keduanya.Inilah sosok istri teladan yang patut  bagi setiap muslimah untuk mencontohnya dan mempersembahkannya untuk suami tercinta sehingga rumah tangga setiap muslim menjadi kokoh dan kuat bangunannya.Wajarlah bila Allah Azza wa jalla memberikan kabar gembira atas jasa-jasa beliau ini berupa istana di surga.Dari Abu Hurairah radiyallahu anhu bahwa suatu ketika malaikat Jibril mendatangi Rasulullah shalallahu alaihi wassalam dia berkata :

”Wahai Rasulullah, itu Khadijah telah datang membawa makanan atau minuman. Kalau sudah tiba, sampaikan salam kepadanya dari Allah dan dariku, dan berilah kabar gembira bahwa telah di sediakan untuknya sebuah istana di surga yang terbuat dari intan permata dan di istana tersebut tidak ada keributan maupun keletihan”2

Selain itu atas jasa besar Khadijah radiyallahu anha yang sangat tulus dalam memperjuangkan islam akhirnya beliaupun berhak menyandang gelar sebagai wanita yang terbaik pada umat ini. Dari Ali bin Abu Thalib Radiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shalalahu alaihi wassalam bersabda:

“Wanita mereka yang terbaik adalah Maryam (yakni kepada umat yang didalamnya terdapat Maryam)dan wanita umat ini yang terbaik adalah Khadijah “3

Bukankah Allah sangat cepat hisabnya wahai saudariku,…Tidaklah Dia membalas kebaikan melainkan dengan kebaikan  bahkan yang berlipat ganda, dan tidakkah kita ingin meraihnya?

Untuk para suami yang berusaha membahagiakan sang istri tercinta,…walau Khadijah radiyallahu anha  telah tiada penghormatan beliau padanya tetap seperti di masa hidupnya . Beliau senantiasa memberikan hadiah pada kerabat dan kawan-kawan istrinya sebagai bukti nyata cinta beliau bukan hanya isapan jempol belaka.Sehingga perbuatan beliau ini membuat Aisyah radiyallahu anha sangat cemburu, Aisyah berkata :

“Aku tidak pernah cemburu kepada satupun diantara istri-istri Rasulullah shalallahu alaihi wassalam seperti cemburuku kepada Khadijah. Aku tidak melihatnya, akan tetapi Rasulullah sering menyebut namanya. Terkadang beliau menyembelih  kambing, lalu memotong-motongnya, kemudian membagi-bagikannya kepada kawan-kawan Khadijah.Pernah aku berkata pada beliau, ‘Seolah-olah tidak ada perempuan lain di dunia ini selain Khadijah?” Beliau menjawab : “Dia dulu begini dan begitu. Dan darinya pula aku punya anak”4

Tentang perkataan Aisyah”…akan tetapi Rasulullah sering sekali menyebut namanya” Ibnu Hajar berkata bahwan dalam riwayat Abdullah al-Bahiyy dari Aisyah sebagaimana di sebutkan dalam Kitab Ath-Thabrani “beliau menyebut nama Khadijah, tidak bosan-bosan memujinya dan beristighfar untuknya”5

Tentang perkataan Rasulullah Shalalahu alaihi wassalam : “Dia dahulu begini dan begitu” Ibnu Hajar berkata bahwa maksudnya dia adalah wanita mulia, cerdas dan sejenisnya.6

Dalam kitab Al-Musnad Imam Ahmad menyebutkan riwayat Masruq dari Aisyah bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda:

“Dia beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, membenarkanku ketika orang-orang mendustakanku, membantuku dengan hartanya ketika orang-orang tidak mau memberi bantuan, dan Allah Subhanahu wa ta’ala memberiku anak darinya ketika Dia tidak memberiku anak dari wanita lain”7.

Imam Nawawi berkata  : “Hadits-hadits ini merupakan dalil kesetiaan, penjagaan cinta kasih, dan penghormatan kepada pasangan hidupnya baik semasa hidup maupun setelah mati, serta penghormatan kepada para kenalan teman hidup tersebut”.8.

Jasa istrinya selalu beliau kenang sepanjang masa, sepanjang perjalanan hidupnya. Beliau begitu setia, santun, memiliki pergaulan yang baik dengan istrinya, menjaga kehormatan hidup istrinya baik di saat hidup maupun setelah tiada serta memuliakan kerabat dan teman-temannya.Cintanya tak pernah lekang di makan usia bahkan beliau tetap setia mencintainya ,senantiasa menyebut namanya. Betapa indahnya!

Aisyah berkata bahwa Haalah binti Khuwailid saudara perempuan Khadijah meminta izin bertemu Rasulullah Shalallahu alihi wassalam. Saat itu beliau teringat akan cara minta izinnya Khadijah yaitu cara minta ijin Haalah yang mirip dengan Khadijah. Beliaupun terkenang dan terkejut dengan berkata “ Ya, Allah itu Haalah!” Aisyah yang melihat sikap beliau ini menjadi sangat cemburu. Aku berkata pada beliau :”Untuk apa engkau mengingat-ingat perempuan tua yang sudah tanggal giginya (ompong) dan sudah lama mati, padahal Allah telah memberimu ganti yang lebih baik darinya”9

Tidakkah engkau melihat kecemburuan Aisyah? Cemburu pada wanita yang telah tiada? Rasulullah tidak pernah melupakannya, melupakan gerak-gerik istrinya di masa hidupnya semua terekam indah dalam ingatan beliau. Hingga Aisyahpun tak kuasa menahan kecemburuannya.Adakah yang mau merenungkannya?

Pada Rasulullah suri tauladan yang menawan, semoga dengan membaca kisah cinta dan kesetiaannya hatimu akan tertawan. Alangkah indah dan manisnya hidup dalam cinta dan kesetiaan.Sehingga tenanglah hati para istri mengarungi biduk rumah tangga yang penuh onak dan duri-duri kehidupan. Islamlah solusi kehidupan bagi para pasangan. Di dalamnya akan kita dapati jalan keluar yang kita butuhkan.  Wahai para suami,…apalagi yang engkau pikirkan? Jika manusia yang paling mulia di atas bumi ini telah mengajarkanmu arti cinta dan kesetiaan. Tidakkah ingin engkau persembahkan kepada pasangan hidupmu yang telah Allah halalkan? Dan tentu para istripun akan menambah pengabdian dan ketaatan mereka padamu karena inilah yang mereka harapkan! Wallahu ‘alam bish-shawwab.

Artikel ini telah di muraja’ah oleh : Ustadz Khalid Samhudi Lc dan Ustadz Muhammad Elvy Syam Lc.

Sumber Rujukan :
1.Fathul Baari Syarah Shahihul Bukhari jilid 7  Kitabul Manaqib Al-Anshariy, Bab Tazwiijun Nabi Shalallahu alaihi wassalam Khadijata wa fadhliha radiyallahu anha, di tahkik oleh Syaikh Abdullah bin Baaz, daarul Fikr, Lebanon.

2.Ringkasan Shahih Muslim, Imam Al-Mundziri ,Bab Keutamaan Khadijah Radiyallahu anha Ummul Mukminin, Istri Nabi Shalallahu alaihi wassalam hal:  976-978, Pustaka Amani,Jakarta

Sumber : http://jilbab.or.id/archives/654-inilah-cinta-dan-kesetiaan/#comment-1435

Part II TGJ

Posted by: Rini Prehati on: Agustus 15, 2009

Lebih konyol lagi tu diperjalanannya,,gmn g?si tictac yg jd penunjuk jalan eh,,kenceng bgt lajunya,kebirit-birit kayak di kejar kambing aj,,hahahaaaa Sampai beberapa x si Lesta bunyiin klakson te2p aj dy g denger,ad ap dngn pendengaran tictac???? Akhirnya dengan pacuan badai ( kuda kali ya) gw ma Lesta berhasil mendahului ticta,,sambil berteriak ( woi tictac tenang aj g ad kambing yg ngejar lo kok ),,hahahahaaa :mrgreen: Setelah qt bilangin, akhirnya laju motor ia kurangi,tp yang namanya dah emak2 pasti sering lupa deh, dlm beberapa menit kemudian ia mulai kumat menaiki motornya dengan kecepatan tinggi,,,,fyuuuh :-? Akibat ulahnya itu dy dpt malu yg ruaaar biasa,,hahahaaa gmn g??dr arah belakangnya ad bapak2 yg mo menyelipnya dan dengan santainya dy bilang,,”say bagus bgt y pemandangannya” spontan aj bapak itu ketawa dgn kencangnya,,hahaaaa :mrgreen: Apalagi qt yg dibelakang g bs berhenti ketawa gara2 ulah si tictac,, Perjalananpun dilanjutkan ke arah jalan yang lurus,,bukan jalan yang sesat,, Akhirnya tak berapa lama kemudian nyampelah di Lampu merah ke 2 yg qt jumpai selama perjalanan,n tiba2 aj si tictac berhenti, qt heran ngliatinnya, mn candinya???kok dy dah berhenti “tac kok lo berhenti??” dan dengan santainya dy bertanya pd qt ” mang qt mo kemana sih???” (gubraks,,kemana aj lo tac dr tadi,hahahaha) “ya ke prambananlah” sahut qt bebarengan,,,trus dy pun menjawab, ” Tau g sih say aq bingung,tenyata qt kesasar,sebenernya belokan yang tadi bukan yang ini” Mulai aneh ni muka deh,mana gw g tau jalan ini lagi,g pinjem peta ma dora lagi, ” habislah qt tictac “,,, :( :-? but it’s okay, setelah mengalami kebingungan akut qt memutuskan untuk tetap santai n sotoy utk ngalanjutin perjalanan,,dan ternyata keajaiban datang (hahaa,,Lebay niH) apa itu????? ,,,tunggu kelanjutannya ya,,,, :)

Tujuan yg g jelaaas..( TGJ Part I )

Posted by: Rini Prehati on: Agustus 5, 2009

Hmmm…gini nih kl g direncanaain dr awal..
Kejadian ini bermula ketika gw ma tmn2 kos2an ( 3 org ma gw )gi manyun..(nunggu uang jatuh kali ya)wekekeke..
Karena boring, bosen, mumet n ngeliat tmn2 yg mukanya dah pada ancur gt akhirnya gw sok2an mgajak mereka jln2..
Awalnya sih mo ke atas gt ( x-urang )tp kok dah sore ya..kayake percum tak bergun kl memaksakan kesana dah..
Akhirnya temen gw yg super imut ” pgl aja tictac (nama disamarin nih soalnya buronan )hahahaha, piss y pren..berinisiatif ngajak ke prambanan. Dgn suaranya yg gagah berani (emg dy pahlawan ??? ) :lol: dy berteriak kl gw bakal mandu kalian agar selamat mpe tujuan..spontan aj gw kentut ngedenger itu ( mang ad hub nya ya.??)..Wew, mendengar itu muka qt berbinar2 (kyk ngeliat duit jatuh gt deh) n berteriak hidup pendekar ! hidup pendekar ! ( ah lebay km nuLL ) :mrgreen: hahahaha
Udah mo brgkat eh mslah dtg..ap coba gw g ad camdic ( bner g sih tu tlisan??) n yg lbh parah tmen yg gw boncengin (panggil aj lesta ” disamarin jg nih biar g ngelanggar etika wartawan” wkwkwk) g punya SIM n STNK motor g tau kmana…Hufts…bner2 nih pergi kgak direstuin,,dgn modal motor n badan akhrnya qt brangkat,,,cb ad pntu doraemon pasti gw sewa deh..biar hati gw g berdegupan krena was2 ditilang polisi,..akhirnya si tictac ngajak qt bwt lwt jlan yg g jelas gt ( jln tikus ap jln monyet nih dlm hati gw bertanya??kok banyak monyetnya )hahahaha..dan ternyata tau g sih kl qt kesasar..hiks sedih.. :( :-?

Cerita lom selese neh, tp dah capek..nantikan kelanjutannya di sesson 2 by rini..piiss :-P

Mulai aj aH..Walau Msh Amatiran :)

Posted by: Rini Prehati on: Agustus 5, 2009

Mulai mlm ini gw bertekat bwt nulis unek2 gw lwat diary ini ( mana ad diary di sebarin ) :lol: hahahaha
Awalnya sih gw males krn gw tau kl gw tu amatiran..ad aj alasen mls nulis..pergi lah tidur lah..ngobrol lah..belajar lah ( sok rajin nih gw ) :mrgreen: tp emang rajin loh..piss
Nah..biar g lupa, gw mo pasang alarm yg mirip bom atom ( kecil tapi maknyuss efeknya ),,emang ada y??ada yg jual g sih, kl ad hub gw y,,pasti gw g bakal beli..hehehe
Udah dulu yeee,,mo ngerjain tgas dulu ( sok2 an bgt nieh ) C U ALL :)

Renovasi Diri

Posted by: Rini Prehati on: April 12, 2008

Alhamdulillah,,Hari ini q msh bisa menikmati sejuknya udara pagi :)

Tp bosen jg nih ma kegiatanq, monoton banget ( kampus, kantin, kos,kampus , kantin, kos )hmmm”” gtuuuu muluuu :(

Taun ke dua besok pingin banget nih ngrombak semuanya ( ap aj tuh ??? ) Tenang aj, g nyampe operasi plastik kok..aq bersyukur bgt dah dianugerahi diri q yg seperti ini, gw cuma pingin lbh aktif duiikiiiit aj,boleh g????? Mmmm, tau g sih kalian perasaan aq waktu nulis ini, Uwh,,rasanya campur aduk ada manis, pahit, asin, asem ( Sssstt..bukan lagi promosi merek suatu permen nih…) tp ad rasa semangat jg sih yg timbul dr lubuk hati gw yang terdalam walau cuma sebesar gunung n seluas lautan, (gubrak ” kl itu mah g usah pake cuma kali nul )

Piss ya temen2,,dukung aq :)

My University..

Posted by: Rini Prehati on: April 11, 2008

Tau g sih kalian gw kuliah dimana??

Mmmmm..Islamic University of Indonesia…( yap,disitu gw kuliah ). Bangga banget gw kuliah disana ( cieeee ) :mrgreen: Pasti sebagian dari kalian menganggap kuliah di swasta (alias di luar negeri ) kualitasnya jauh dr PTN..

Oke,,g pa2 soalnya aq dulu jg beranggapan kayak gtu,,tapi setelah gw nyemplung di UII khususnya di Teknik Industri,anggapan gw rontok seketika ( bagai di bom atom gt deh..) kl g percaya silahkan datang dan buktikan ..hehehehe piss y temen2 :)

Banyak banget fasilitas yg gw dapet dan yang paling gw demen nih gw bisa hotspotan gratis dikamar (yah ketauan deh) ;mrgreen: tp itu bukan jebol ato nyuri loh, di UII mang qt dksh kebebasan bwt itu semua asal punya username n passwordnya aj…hehehehe :)

Akhena..

Posted by: Rini Prehati on: April 11, 2008

Akhena,,,

Ditempat inilah aq tinggal alias nge kos nih selama menyelesaikan studiq di UII (Teknik Industri tepatnya,,,)

Diakhena ini terdiri dari berbagai macam ras, suku,bahasa, n golongan (emang kepulauan buuuk?? ), y gtulah pokonya…Asyik banget,anak2nya care. Pokoknya kl dah nyemplung disini males banget bwt pindah2 lagi walau awalnya aq ngerasa ini kosan kok deket hutan2 gt ya,,Emang q betah???

Oh alhasil setelah nyemplung di akhena ini aq ngerasa menemukan keluarga baru aq selain dirumah..hmmmm,,,I m so glad :) . Anaknya ada yang gokil, serius, jahil, suka teriak2, pokoknya g ad yang pendiem kecuali lagi tidur.. (emang tidur g gerak nuLL??? )

I’m a Moslem :)

Posted by: Rini Prehati on: April 11, 2008

Alhamdulillah aq dilahirkan dalam kondisi q yang sudah memeluk agama Islam.. :)

Aq bersyukur banget memeluk agama ini,,tau g kenapa??? Coba bayangin n koreksi lagi mana ada agama selain islam yang setiap kegiatannya di awali dengan berdoa n diakhiri dengan doa puLa.. Semua serba teratur dan bermanfaat,,Sholat contohnya, setiap gerakan yang qt lakukan itu juga bermanfaat bagi kesehatan kita loh..

Nah di Blog ini selain pingin cerita pengalaman, unek2 ( curhat kali ye ??), wawasan, aq juga pingin berbagi n sharing dengan temen2 mengenai Islam..

Tunggu aj ya..Mg Bermanfaat, Amin :)

 

Desember 2009
S S R K J S M
« Agu    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 145 hits